Perisai Seorang Mukmin

Maret 10, 2008 oleh pelangiremani

api.jpgTak terasa putaran waktu berjalan, sehingga kita masih dapat menghirup udara, dan beraktifitas hingga dewasa ini. Ini adalah sebuah nikmat yang jikalau qt menghitungnya maka tidak akan pernah selesai karena begitu banyaknya nikmat yang dberikan walaupun qt tdk pernah memintanya..pun demikian dengan ahli hitung, jikalau mereka menghitung nikmat yang Allah berikan maka tidak akan sanggup mereka menghitungnya…saudaraku pernahkah qt berfikir untuk sejenak betapa sayangnya allah kepada qt…pernahkah qt meminta untuk dapat melihat…? Pernahkah qt meminta untuk mendengar..? pernahkah qt meminta untuk dapat berjalan…? Pernah kah….pernahkah..? walaupun demikian Allah tetap memberikan itu semua kepada qt…maka yang menjadi pertanyaannya adalah..apakah pantas qt berkata kalau Allah tidak adil, tidak perhatian bahkan tidak bijaksana…? Renungkanlah dan jawab pertanyaan itu menggunakan hati nurani.

Perasaan seperti inilah yang senantiasa qt lemah…senantiasa qt kufur nikamat..senantiasa qt suudzhon kepada Allah SWT. Oleh karena itu setiap kita harus mempunyai perisai. Perisai yang fungsinya untuk membentengi diri kita terhadap perasaan lemah sehingga qt terhindar dari jurang keingkaran atau kemaksiatan. Adapun perisai yang minimal harus dimiliki setiap muslim adalah:

  1. Al-Qur’an

Allah berfirman :” Wahai manusia! Sungguh telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman “ (QS: Yunus:57). Ayat ini sangat jelas bahwa Al-Qura’an adalah obat manjur terhadap penyakit yang hinggap di dalam dada. Contoh sederhananya, Pelangi memiliki mobil mercedes benz, suatu saat mobil ini rusak, tentunya dia akan mendatangi bengkel mobil (bukan bengkel motor atawa bengkel bemo), bahkan lebih spesifik lagi, tentunya dia akan mendatangi bengkel mobil Mercedes benz, karena yakin mobilnya akan ditangani oleh montir-montir ahli (yang di didik khusus untuk mempelajari dan mendalami) yang paham kondisi serta kerusakan mobilnya. Begitupun dengan manusia yang diciptakan Allah dengan sangat terstukturnya, dimana didalamnya terdapat organ-organ tubuh, yang jikalau organ-organ tubuh itu rusak, apakah bisa qt reparasi atau bahkan qt ganti layaknya mobil yang rusak tadi..? mungkin kalau perbaikan jasmani secara fisik bisa qt obati, tetapi kalau yang rusaknya adalah ruhiyah, apakah bisa qt obati layaknya pasien berobat ke rumah sakit lalu di beri obat oleh dokter sehingga sembuh…?

Saudaraku, pada hakikatnya jikalau ini terjadi pada diri qt, maka tiada tawar menawar bahkan pilihan untuk segera qt kembalikan diri ini pada Yang Menciptakan..dan tentunya Allah telah membuat buku panduan atas masalah ini semua yaitu Surat Cintanya yang qt kenal dengan Al-Qur’an. Maka apakah pantas jika ruhiyah qt sakit, lalu mendatangi dukun..? tentunya jika qt pintar, maka qt akan jadikan Al-qur’an sebagai rujukan , referensi, dan obat bagi hati yang gersang…Saudaraku, pelajari, pahami dan amalkan lah buku panduan yang telah Allah turunkan, sehingga qt dapat senantiasa hidup dengan panduan yang jelas.

  1. Iman

Rasul berdakwah selama 13 tahun untuk menanamkan nilai-nilai keimanan. Iman adalah pondasi yang sangat dasar dari hakikat seorang muslim. Iman dalam artian bahasa adalah percaya. Dengan makna luas percaya dan merasakan keberadaan-Nya walaupun tidak tampak di hadapan. Pernah dengar cerita seoarang anak penggembala kambing..? luar biasa keimanan yang di aplikasikan oleh anak tersebut..singkat ceritanya, walaupun tawaran uang yang menggiurkan, tetapi anak tsb tidak menjual kambing tuannya. Dia berkata” memang tuanku tidak tahu dan melihat kalau aku menjual 1 ekor kambing kepadamu karena banyaknya kambing yang ku gembala. Tapi bagaimana dengan Tuhanku….apa yang harus kukatakan kepada-Nya….? sedangkan Dia melihatku menjual kambing kepadamu..” akhirnya kambing tersebut tidak jadi d beli oleh si pembeli, dan si pembeli tsb terkejut dengan sikap yang dimiliki anak pengembala sehingga menyadari akan kesalahannya. semoga qt bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah ini.ingat Saudaraku, Allah punya dua asisten yang sedetikpun bahkan hirupan nafas yang kita hembuskan tidak akan terlewat pena itu untuk mencatat. Seorang muslim dengan iman, Ibarat pohon, jika akarnya kuat maka batangnya pun akan kuat, sehingga kokoh berdiri dengan mantap walaupun diterpa angin dan badai yang akan lewat.

  1. Ilmu

“Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat” tentunya kalimat ini sering sekali menggema ditelinga qt. Bahkan Rasul menyatakan kepada qt bahwa ‘menuntut ilmu hukumnya fardu ‘ain atas setiap muslim dan muslimah’. Sebagian para ulama menyatakan pendapatnya bahwa fardu ‘ain adalah WAJIB. yang jika dikerjakan mendapat pahala dan jika tidak dikerjakan maka berdosa. Terkadang qt senantiasa lupa akan ilmu agama, sehingga dalam prakteknya seringkali qt menghalalkan segala cara untuk mencapai nilai yang qt damba. Seharusnya qt berfikir untuk mendapatkan ilmu dengan cara yang Allah sukai, dan berharap ilmu itu akan bermanfaat bagi diri kita, keluarga, masyarakat, negara dan agama yang tercinta. Segala sesuatu amalan harus didasarkan dengan ilmu, karena dengan ilmu qt tidak akan tersesat . Sholat, puasa, zakat ,tilawah Al-Qur’an dan semua pasti ada ilmunya..jangan sampai perbuatan qt menjadi sia-sia karena kelalaian qt yang tidak mengetahui ilmunya. Saudaraku, “Segala puji bagi Allah yang memberi keutamaan kepada anak cucu adam dengan ilmu dan amal atas semua alam” bagaimana dengan kita…? sediakan waktu untuk berfikir, mencari makna kalimat ini..dan temukan jawaban rahasia ini.

Semua bentuk perisai-perisai yang harus di miliki seorang mukmin hanya mungkin dilakukan para pecinta Ilahi. Itu sebabnya cinta sejati selalu melahirkan benih-benih perisai yang kuat dimana dengan perisai tersebut dapat menjadikan benteng pertahanan untuk tidak bermaksiat dan ingkar kepada Allah di dalam perjalanan hidup ini sehingga berbuah dan panen untuk bekal perjalanan selanjutnya.

Arti Kekuatan

Maret 5, 2008 oleh pelangiremani

Suasana nan sepi dan damai. Ku rebahkan badanku di busa yang sarat dengan kenikmatan setelah lelahnya berbagai aktifitas yang ku lakukan. Seiring memejamkan pelupuk penglihatan, ku mencobaboycott-israel-005s.jpg membasahi bibir ini dengan lantunan kalam Ilahi yang senantiasa hadir dalam ingatan, turunnya rintik-rintik hujan semakin membuat hatiku tentram dan mendampingiku dalam khayalan. Aku pun tertidur lelap bak matahari terbenam di kala senja yang datang. Entah mengapa ku merasakan kegelisahan dan kegundahan karena bisingnya cahaya Ilahi yang terus bergema di lubuk hati ini. Aku pun mulai memberanikan untuk meraih hidangan serta jamuan yang telah disiapkan. Rahman… ini adalah jamuan yang special “TUTUR HATIKU” karena tidak semua insan yang mendapatkan serta meraih jamuan dan hidangan special ini. Aku pun mulai bergerak dan perlahan membuka kedua bola mata diiringi dengan kalimat yang sarat dengan ketawadhuan. Bulu romaku terbangun karena dinginnya hembusan yang sampai pada tulang rusuk dan kucoba paksakan melangkahkan kaki untuk membersihkan serta menghiasi jiwa raga ini. Karena yang akan ku hampiri dan temui adalah yang memiliki jiwa raga serta hati. setelah merias diri dengan air suci, akupun bersegera untuk melaksanakan Ibadah Sholat yang Allah cintai. Diiringi dengan suara gemericik rintik air, ku lantunkan ayat-ayat suci dengan begitu tenang dan sendu, sehingga ketenangan itu pun tak kusadari, ternyata hidangan itu perlahan menghilang dan menjauh ditelan oleh sikokok merah yang jantan. Ooohh indahnya kesunyian dan ketenangan ini, karena begitu tenangnya ku mulai mengadu semua permasalahan, gundah dan pintaku. rentetan pintaku pun mulai terucap, seketika itu, ku teringat pada Ayah yang mendahuluiku sehingga ku ingin melepas rindu bersama surat cinta yang selalu ku kirim di hening malam yang dingin dengan isak tangis tertahan yang memecah kesunyian. Suara gemuruh beduk pun mulai mendendang di telingaku, sejenak ku hentikan harap dan pintaku untuk bersegera memenuhi panggilan suci. Berbagai kegiatan dan aktifitaspun mulai kulakukan. Adik-adik pun mulai tersenyum dan menyapaku..kurasakan adanya tubuh fit dan tenaga yang ekstra dihari ini. Akupun mulai berkemas dan pamit kepada Ibuku..dengan penuh perhatian dan sayangnya ibukupun menuturkan kata “Hati-hati di jalan ya Rahman “ bergegas ku bergerak seperti biasa kunaiki angkutan umum menuju kampus, dimana angkutan tersebut di penuhi oleh insan yang beraktifitas di pagi ini. Ku berdiri , berpegangan salah satu tumpuan fasilitas angkutan, dan tak lama kemudian ada yang menepuk punggungku. Ku tolehkan wajahku kea rah belakang, dan ternyata kawan lama teman SMU yang menyapaku..Kahlil namanya..”Assalamu’alaikum rahman…?” Wa’alaikumussalam jawabku….(to be continue)hehe